-->

Cara Polisi Melacak Akun Facebook Palsu - Begini Caranya

Cara Polisi Melacak Akun Facebook Palsu - Begini Caranya
Share

Cara Polisi Melacak Akun Facebook Palsu - Begini Caranya

Berita hoax atau berita palsu, termasuk ujaran kebencian dan SARA sangat cepat menyebar melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan lainnya. Bagaimana cara melacak akun Facebook penyebar berita bohong tersebut? 

Apalagi yang digunakan adalah akun palsu. Berita semacam ini sangat meresahkan. Apalagi berita tersebut sangat merugikan beberapa pihak dan kalangan.

Sebagian dari netizen pasti kesulitan untuk melacak akun Facebook, selain pihak Facebook sendiri sangat kuat menerapkan privacy bagi penggunanya. Namun lain halnya dengan pihak kepolisian, bahkan kelompok penyebar berita hoaxsekelas Saracen yang menguasai IT tinggi juga bisa dilacak dan diamankan polisi.

Meskipun kelompok ini menggunakan VPN (virtual private network) untuk berlindung di balik proxy sehingga IP asli mereka tidak terekam. Polisi Indonesia sudah banyak kemajuan dalam menangani kejahatan siber. 

Sebagai generasi digital native, polisi saat ini juga diperkuat oleh banyak konsultan.
Bagaimana pihak kepolisian melacak akun Facebook palsu?

Pertanyaan seperti ini pernah di ungkapkan oleh pengguna situs Selasar, situs ini adalah platform digital untuk berbagi pengetahuan.

Dilansir dari nextren.grid.id, 03/08/2018. Hilman Fajrian yang merupakan profesional digital dan founder dari situs Arkademi.com, menjawab pertanyaan tersebut.

Pihak Polri bisa melacak akun Facebook palsu, sebab telah bekerjasama dengan pihak Facebook (FB) sebagai lembaga yang harus tunduk pada ketentuan proses penegakan hukum di negara tempat ia beroperasi.
Metode pelacakannya adalah sebagai berikut.
  • Tanpa disadari, pihak Facebook selalu mencatat semua IP yang digunakan untuk setiap akun, tak peduli asli atau palsu. Termasuk lokasi terakhir pada saat GPS akti
  • Setiap akun palsu pasti terasosiasi (terhubung) dengan akun asli pemili Bahkan apabila digunakan pada 1 komputer, biasanya menggunakan on-click login, dengan menekan foto profile.
  • IP asli juga tercatat, bahkan apabila pemilik mengelola beberapa akun palsunya menggunakan social media management tool seperti Hootsuite yang bisa menggabungkan banyak akun ke dalam satu dashboard.
  • Jadi apabila ada 1 akun palsu yang sedang diburu, tinggal menfilter nama-nama akun yang menggunakan IP yang sama dengan IP akun palsu tersebut.
  • Hasilnya, akun dengan corak organik adalah tersangka pertama yang dicurigai sebagai pemilik akun palsu.
  • Di saat IP akun pemilik sudah di dapatkan, selanjutnya Polri tinggal mencari tahu lokasi alamatnya melalui provider i
  • Provider internet ini bisa operator seluler seperti Telkomsel, XL, Indosat dan lainnya, bisa juga ISP seperti BizNet, CBN, Firstmedia, dan seterusnya.
  • Apabila IP yang digunakan berasal dari operator selular, polisi akan meminta nomor telepon HP yang terasosiasi dengan IP tersebut dari operator selular.
  • Pelacakan posisi bisa menggunakan metode triangulasi, data lokasi GPS terakhir, atau social engineeri
  • Ketika pelaku tertangkap, maka semua perangkat komputasinya (PC, laptop, ponsel) akan disita untuk diselidiki isinya dan di jadikan barang bukti.
Lantas, bagaimana apabila pelaku menggunakan VPN?

Biasanya, beberapa pelaku mengakali pelacakan IP menggunakan VPN. Para pemilik akun palsu ini memanfaatkan VPN untuk berlindung di balik proxy, sehingga IP asli mereka tidak terekam.

Padahal, mudah sekali untuk mendapatkan IP di balik VPN, baik dengan white hat atau black hat.

Dengan kemampuan dan otoritas pihak kepolisian, maka hal itu bukanlah hal yang mustahil. Polisi kita saat ini sudah semakin canggih dan dengan mudah melacak akun Facebook palsu dengan mengetahui siapa pengirim pertamanya.

Nah, masih berniat untuk berbuat negatif dengan membuat akun palsu untuk hal – hal yang merugikan?

0 Response

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel